Suatu hari, suami mengabarkan baru saja membeli sebuah novel..
'Negeri 5 Menara'. Judul yg familiar, pernah mbaca dari beberapa teman, novel ini
'recomended' untuk di baca. Saya pun tertarik walau tidak antusias. :)
Stibanya sang novel di rumah..
Rasa tertarik lgs naik kelas mjd
sangat tertarik setelah
membaca kalimat 'sebuah
novel yang terinspirasi kisah
nyata' di cover nya. :)
Saya pun bergegas ingin
segera membaca.. Hal pertama
yg saya lakukan melihat
halaman terakhir dan melirik
angka 'footer' nya. 423
halaman.. Ya ya ya mungkin
perlu waktu 1, 2 atau 3
bulan :D Satu hal yg membuat
saya terhibur, walau tebal
novel ini ringan. Ringan dalam
arti sebenarnya. Hee
Kebiasaan lama.. Semua kata
sejak covernya hingga syukur
dan terima kasih dr sang
penulis saya lahap habis.
'Sangat tertarik' belum
berubah. ^^v
Sebelum memulai ceritanya, A.
Fuadi, sang penulis
menuliskan kata2 mutiara dari
imam syafii.. Sungguh kalimat
demi kalimat yg menghibur
saya. Sejak lahir hingga hari ini
stau saya, saya sudah pernah
menetap beberapa waktu di 6
kabupaten/kota yg berbeda.
Walau perpindahannya ga
jauh2 bgt, tetap merasa
seperti hidup 'nomaden'. Hee
(buat teman2 yg juga jauh dari
kampung halaman dan ingin
tau kata2 mutiara yg spt apa
itu, monggo-silakan di beli
bukunya, karena saya tidak
akan menuliskan disini,
hee :D)
Tanpa terasa halaman demi
halaman sukses saya baca
tanpa beban. Ternyata begini
rasanya... Ingin terus dan terus
melanjutkan melahap cerita
demi cerita dr sebuah novel.
Negeri 5 Menara di tulis dgn
apik, bahkan bagi saya yg
notabene nya lbh menyukai
komik, saya merasa sangat
nyaman dan menikmati
membacanya.. Sangat tertarik
berubah mjd sangat sangat
antusias. :)
Tadinya saya berpikir
Sayangnya Novel ini tiba ktika
saya mulai di hinggapi 'kurang
enak badan'.. Namun ternyata
justru sangat membantu
melupakan sakit ketika tidak
bisa tidur. Yaah walaupun
tetap harus berhenti membaca
ktika panas dingin, pening,
perut perih, pegel2, batuk dan
susah nelen datang
berbarengan. Ktika dlm
kondisi ini minyak angin
sangat berperan, saat ini misua
sdh membelikan botol ke 2.
Hee ya iya lah jadi lupa, saya
mengoleskan dlm jumlah
besar, bukan skedar hangat
tapi paanaaass. :D
Walaupun di tengah kondisi
kurang mendukung.. Saya
menamatkan novel ini hnya
dlm BEBERAPA HARI. Rekor
baru dan keajaiban buat
saya. :)
Kalimat pertama yg saya suka..
'Man Jadda Wajada' - Siapa yg
bersungguh-sungguh akan
berhasil!! (hal.41)
=Dalem banget, ktika
meresapinya dalam hati..
Seperti dapat kekuatan
baru. :)=
Bulatkanlah niat di hati.
Niatkan menuntut ilmu hanya
karena Allah, Lillahi ta'ala..
(hal.50)
=karena blum brkesempatan
mlanjutkan kuliah, saya
mengartikan menuntut ilmu
dsini dalam arti lbh luas.
Bukankah hidup sendiri
merupakan proses
pembelajaran.. 'Bulatkan niat
di hati. Niatkan hidup hanya
karena Allah. Lillahi Ta'ala.'
sejatinya inilah seharusnya
tujuan hidup qta, "karena
Allah" setuju kan?? :) harus
selalu memperbaiki niat nih.=
Mandirilah maka kamu akan
jadi orang merdeka dan maju.
(hal.81)
=ya saya setuju dgn kalimat
ini=
Man shabara zhafira - Siapa yg
bersabar akan beruntung
(hal.106)
=Dari Suhaib r.a, bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“ Sungguh menakjubkan
perkaranya orang yang
beriman, karena segala
urusannya adalah baik
baginya. Dan hal yang
demikian itu tidak akan
terdapat kecuali hanya pada
orang mukmin; yaitu jika ia
mendapatkan kebahagiaan, ia
bersyukur, dan jika ia tertimpa
musibah, ia bersabar. ” (HR.
Muslim)=
Ada dua hal yg plg penting
dalam mempersiapkan diri
untuk sukses, yaitu :
*going the extra miles. Tidak
menyerah dgn rata-rata. Selalu
berusaha meningkatkan diri
lebih dari orang biasa.
Lebihkan usaha, waktu, upaya,
tekad dan sebagainya dari
orang lain.
*resep lainnya adalah tidak
pernah mengizinkan diri
dipengaruhi oleh unsur di luar
diri kalian. Oleh siapa pun,
apapun, dan suasana
bagaimanapun.
=kali ini tidak memberikan
komentar apa2. Sakitnya lagi
kambuh.. Msh byk kalimat2
inspiratif yang lain. Baca dan
temukan sendiri yaaa.. :)=
*bersambung, msh ada yg mau
ditulis. InsyaAllah nanti.
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar