Selama ini, saya mencoba untuk bertahan tetap melakukan hal yang sangat membuat hati tidak nyaman. Sangat tidak nyaman. saya pikir ini lah resiko yang harus saya hadapi, bersabar sajalah... sekian tahun 'menahan' ketidaknyamanan ini bahkan membuat saya sering tak ingin tersenyum.
Sejak Mama meninggal,, sulit rasanya memaafkan diri sendiri, seharusnya saya mendengar kata hati hari itu, menemui Mama. Hhhhhh... (banyak kata yang ingin saya tuliskan, namun sampai hari ni masih belum sanggup menguraikan)..
Sejak hari itu,, hingga hari ini, rasa sesal masih saja menyesakkan dada.
Membuat saya takut kembali menyesal tetap bertahan melakukan hal yang tidak nyaman di hati. Ingin sekali mengakhiri ini semua, tapi belum menemukan bagaimana caranya..
Sekarang tidak hanya 'menahan' sesak melakukan hal yang tidak nyaman, saya juga di hantui ketakutan kembali menyesal jika saya tetap bertahan.
Hanya dengan mengingat Allah SWT hati akan menjadi tenang,,, berharap segera mendapat jalan terbaik.. Aamiin.
Na, percaya dengan yang namanya qada dan qadar kan? Manusia hanya bs berusaha na, Allah yang menentukan. Bila aku dalam posisi nana, pasti nyesak banar jua. Tapi coba ikhlaskan Na lah.
BalasHapusSudah ketentuanNya malam itu Nana kada ketemu mama, kada usah terlalu menyalahkan diri sendiri Na lah, kasian Naisha kayna.Mama nana insyaAllah husnul khatimah. Bakti lwn orang tua kan bisa sepanjang kita hidup Na. Ingat lo 3 amal yang kada putus, termasuk anak sholeh.
Peluk Nana...