Rabu, 28 November 2012

:)

Jika terlalu lelah, sejak kecil saya sering sesak dada, karena itu smenjak di Sekolah Dasar saya ga suka pelajaran olahraga,, bikin ngos2an dan dada sakit.. xixi alesan banget ya.
Hingga sekarang pun kalau capek, dada rasanya sesak banget.
Sebelumnya saya pikir, itu hal yang biasa, namanya juga capek.

Beberapa hari ini, mungkin karena dipicu capek dan agak stres.. tambah sering sesak nafas, dada sakit, pusing, perut ga enak, kesemutan.
Iseng barusan saya googling, hasilnya agak mengejutkan.. katanya gejala tersebut bisa jadi adalah tanda2 penyakit jantung. Daann saya punya kemungkinan itu, Almarhumah Mama meninggal karena serangan jantung. #Agak Khawatir#

Jadi terpikir, kalau tinggal sebentar lagi,, saya belumm siapp (hiks) belum bawa bekal. Masih banyak dosa. Masih banyak salah sama banyak orang.
Tapi bagaimanapun tidak siapnya kita, tetap akan datangkan waktunya.. YUUUKKK kita siapkan sejak detik ini juga,, Waktu tidak pernah menunggu. :)

*Di Kantor, Sambil nungguin temen buat Makan Siang, ngetik ini, menahan sesak nafas, dada sakit, pusing, kesemutan..

Selasa, 13 November 2012

Galau...

Selama ini, saya mencoba untuk bertahan tetap melakukan hal yang sangat membuat hati tidak nyaman. Sangat tidak nyaman. saya pikir ini lah resiko yang harus saya hadapi, bersabar sajalah... sekian tahun 'menahan' ketidaknyamanan ini bahkan membuat saya sering tak ingin tersenyum.

Sejak Mama meninggal,, sulit rasanya memaafkan diri sendiri, seharusnya saya mendengar kata hati hari itu, menemui Mama. Hhhhhh... (banyak kata yang ingin saya tuliskan, namun sampai hari ni masih belum sanggup menguraikan)..

Sejak hari itu,, hingga hari ini, rasa sesal masih saja menyesakkan dada.
Membuat saya takut kembali menyesal tetap bertahan melakukan hal yang tidak nyaman di hati. Ingin sekali mengakhiri ini semua, tapi belum menemukan bagaimana caranya..

Sekarang tidak hanya 'menahan' sesak melakukan hal yang tidak nyaman, saya juga di hantui ketakutan kembali menyesal jika saya tetap bertahan.

Hanya dengan mengingat Allah SWT hati akan menjadi tenang,,, berharap segera mendapat jalan terbaik.. Aamiin.

Seharusnya q dengarkan Kata Hati..

Kamis Pagi...
Pengeeeen banget ke Banjarbaru, nengokin Kaka dan datengin Mama yang sengaja berangkat kemaren dari Barabai.
Mama nelpon, nanyain kabar Naisha, cucu semata wayang beliau, anak saya. Saya pun sekalian bilang hari itu ga bisa ke Banjarbaru, InsyaAllah sabtu kesana. Sewaktu saya tanya, berapa hari beliau di Banjarbaru, mama ga bisa memastikan.

Walaupun sudah konfirmasi ga bisa ke Bjb, hingga telpon ditutup sampai sore jam kerja berakhir, hati saya ga tenang. Pengeeeen banget ke Banjarbaru, kangen Mama.

Kamis Malam, hampir jam sepuluh..
Kaka Nelpon,, saya sudah tidur, suami yang angkat..
Kaka Sms, Mama sesak nafas. Mama memang punya penyakit jantung dan sering kali merasa sesak nafas..
Saya buru2 menyiapkan perlengkapan mau ke Banjarbaru. Kali aja perlu banyak baju untuk nungguin Mama Opname di RS.
Sms kedua dari kaka, "Mama Pingsan", kontan saja saya menangis, dan meminta suami agar kami segera saja ke Banjarbaru.

Sepanjang perjalanan, hati saya tak tenang, tak ada yang mau bilang bagaimana kabar Mama.
Sesampai di UGD RSUD Banjarbaru, banyak keluarga di depan.

Masuk ke ruang UGD... (masih ga sanggup menuliskan, InsyaAllah diedit nanti).

Rabu, 15 Agustus 2012

Setelah melahap Negeri 5 Menara (lanjutan)

 [Pindahan dari Multiply/MP]

Nov 2, '10 6:50 PM

Selain di penuhi kalimat2
inspiratif. Cerita2nya sendiri
sangat inspiratif. Dan ini
terinspirasi dari kisah nyata!!
Yg tentuny pernah terjadi.



Terharu dgn cita2 Amak yg
memikirkan nasib umat Islam.



Penasaran ingin berkunjung
ke Danau Maninjau dan
menginjakkan kaki d kota
kelahiran Buya Hamka (Haji
Abdul Malik Karim Amrullah).
Juga ingin nyicip rendang
kapau. :)



Membayangkan kalo saya ikut
dalam perjalanan dari bayur ke
ponorogo maka saya akan
mual. Mabuk darat. Hee



Tujuan pendidikan Pondok
Modern ini menurut saya
sangat mulia. "Menghasilkan
manusia mandiri yg tangguh.
Agar mjd rahmat bagi dunia
dgn bekal ilmu umum dan
ilmu agama"..
Saya ingat sabda Rasulullah
SAW 'sebaik-baik manusia
adalah yg paling byk
memberikan manfaat bagi
manusia lainnya' :).



Sungguh saya sangat terkesan
dgn metode pembelajaran
dsana.. Terutama dalam
penguasaan bahasa asing.
Meneriakkan kosa kata baru,
memahami dan memasukkan
ke kalimat, melihat tulisannya,
kemudian mengikat ilmu baru
ke dalam memory terdalam
dgn menuliskannya.

(Sayidina
Ali pernah bilang, ikatlah ilmu
dgn mencatatnya. Proses
mencatat itulah yg mematri
kosa kata baru di kepala kita.
Hal.265) :)



Untuk kesekiankalinya saya
salut sm Amak yg ingin
berlaku adil, bahkan kpd
anaknya sendiri..
Ada cerita apa di balik ini??
Baca sendiri ya di Bab 'Abu
Nawas dan Amak'. ^^v

Oia, di bab ini bait-bait dari
syair Abu Nawas sukses
netesin cairan hangat di sudut
mata.
Bait2 terakhir :
"kalau Engkau ampuni
itu karena Engkau sajalah yg
bisa mengampuni
Tapi kalau Engkau tolak,
kepada siapa lagi kami mohon
ampun selain kepada Mu?"

Hiks, smoga qta smua
termasuk golongan org2 yg di
ampuni dan di rahmati Allah
SWT. Amin Ya Allah.



Ada juga tips ktika berpidato.
= Pandanglah mata hadirin.
= Atur tekanan dan nada.
Terutama di akhir kalimat.
= Lemparkan pertanyaan
provokatif tapi sederhana.
= Berikan jawaban dgn nada
suara yg semakin meninggi.
= Lanjutkan pidato dgn penuh
semangat.
Sang tokoh utama pun sukses
besar dgn pidatonya.
Kesuksesan tsb tentu saja
penuh perjuangan. Silakan di
bacaa. :)



Ikut2an gugup ktika pencuri
yg menyantroni Pondok mreka
berlari ke arah Alif dan Dul
(Nama tokoh utama dan
temannya dalam novel) yg
sedang jaga di Pos dekat
sungai.

Ini kan kisah nyata, pasti
menegangkan skali waktu itu.
Berhasilkah si Pencuri
tertangkap?
Sekali lagi.. Silakan bacaa... :p



Ikhlas, salah satu kata sakti yg
diajarkan di novel ini.
Salah satunya crita tentang
Ustad Khalid (nama ustad dlm
novel). Beliau tinggal 10 tahun
di Mesir, menamatkan program
doktor di universitas Al Azhar
bidang Tsaqafah Islamiyah,
Peradaban Islam.

Namun beliau memutuskan
untuk kembali dan berwakaf
ke Pondok. Barang yg beliau
wakafkan adalah diri sendiri.

Semua waktu, pikiran dan
tenaga beliau untuk Pondok.
Tidak mengharapkan imbalan
dunia.
Semua ikhlas hanya ibadah
dan pengabdian pada Allah.

Hebatnya beliau tdk merasa
berkorban, malah menurut
beliau Pondok membuka pintu
amat buat beliau.
Subhanallah.
Bisakah qta seperti beliau?

(Selama kalian Ikhlas, maka
selamanya Allah akan menjadi
penolong kita. Innallah Maa'na.
Tuhan bersama kita. Hal.397)



Dengan terus melafalkan
nasihat Kiai Rais (Pemimpin
Pondok) :
"Jangan pernah takut dan
tunduk kepada siapa pun.
Takutlah hanya kepada Allah.
Karena yg membatasi kita atas
dan bawah hanyalah tanah
dan langit."

Alif sukses berpidato dlm
bahasa inggris di depan ribuan
orang.
Termasuk diantaranya hadir
Kiai Rais dan DuBes Inggris.



Kalimat Kiai Rais kepada Alif
ketika saling berjabat tangan
usai khutbah perpisahan
begitu mengena. "Hidup
sekali, hiduplah berarti"..



Suka pertemanan keenam
anggota Sahibul Menara.



Yang saya tulis cuma sebagian,
Masih byk hal2 menarik
lainnya. :)
Mohon maaf jika ada kata2 yg
kurang berkenan. ^^v

Setelah melahap Negeri 5 Menara

[Pindahan dari Multiply/MP]

Nov 2, '10 1:26 PM

Suatu hari, suami mengabarkan baru saja membeli sebuah novel..
'Negeri 5 Menara'. Judul yg familiar, pernah mbaca dari beberapa teman, novel ini
'recomended' untuk di baca. Saya pun tertarik walau tidak antusias. :)



Stibanya sang novel di rumah..
Rasa tertarik lgs naik kelas mjd
sangat tertarik setelah
membaca kalimat 'sebuah
novel yang terinspirasi kisah
nyata' di cover nya. :)



Saya pun bergegas ingin
segera membaca.. Hal pertama
yg saya lakukan melihat
halaman terakhir dan melirik
angka 'footer' nya. 423
halaman.. Ya ya ya mungkin
perlu waktu 1, 2 atau 3
bulan :D Satu hal yg membuat
saya terhibur, walau tebal
novel ini ringan. Ringan dalam
arti sebenarnya. Hee



Kebiasaan lama.. Semua kata
sejak covernya hingga syukur
dan terima kasih dr sang
penulis saya lahap habis.
'Sangat tertarik' belum
berubah. ^^v



Sebelum memulai ceritanya, A.
Fuadi, sang penulis
menuliskan kata2 mutiara dari
imam syafii.. Sungguh kalimat
demi kalimat yg menghibur
saya. Sejak lahir hingga hari ini
stau saya, saya sudah pernah
menetap beberapa waktu di 6
kabupaten/kota yg berbeda.
Walau perpindahannya ga
jauh2 bgt, tetap merasa
seperti hidup 'nomaden'. Hee
(buat teman2 yg juga jauh dari
kampung halaman dan ingin
tau kata2 mutiara yg spt apa
itu, monggo-silakan di beli
bukunya, karena saya tidak
akan menuliskan disini,
hee :D)



Tanpa terasa halaman demi
halaman sukses saya baca
tanpa beban. Ternyata begini
rasanya... Ingin terus dan terus
melanjutkan melahap cerita
demi cerita dr sebuah novel.



Negeri 5 Menara di tulis dgn
apik, bahkan bagi saya yg
notabene nya lbh menyukai
komik, saya merasa sangat
nyaman dan menikmati
membacanya.. Sangat tertarik
berubah mjd sangat sangat
antusias. :)



Tadinya saya berpikir
Sayangnya Novel ini tiba ktika
saya mulai di hinggapi 'kurang
enak badan'.. Namun ternyata
justru sangat membantu
melupakan sakit ketika tidak
bisa tidur. Yaah walaupun
tetap harus berhenti membaca
ktika panas dingin, pening,
perut perih, pegel2, batuk dan
susah nelen datang
berbarengan. Ktika dlm
kondisi ini minyak angin
sangat berperan, saat ini misua
sdh membelikan botol ke 2.
Hee ya iya lah jadi lupa, saya
mengoleskan dlm jumlah
besar, bukan skedar hangat
tapi paanaaass. :D



Walaupun di tengah kondisi
kurang mendukung.. Saya
menamatkan novel ini hnya
dlm BEBERAPA HARI. Rekor
baru dan keajaiban buat
saya. :)



Kalimat pertama yg saya suka..
'Man Jadda Wajada' - Siapa yg
bersungguh-sungguh akan
berhasil!! (hal.41)
=Dalem banget, ktika
meresapinya dalam hati..
Seperti dapat kekuatan
baru. :)=



Bulatkanlah niat di hati.
Niatkan menuntut ilmu hanya
karena Allah, Lillahi ta'ala..
(hal.50)
=karena blum brkesempatan
mlanjutkan kuliah, saya
mengartikan menuntut ilmu
dsini dalam arti lbh luas.
Bukankah hidup sendiri
merupakan proses
pembelajaran.. 'Bulatkan niat
di hati. Niatkan hidup hanya
karena Allah. Lillahi Ta'ala.'
sejatinya inilah seharusnya
tujuan hidup qta, "karena
Allah" setuju kan?? :) harus
selalu memperbaiki niat nih.=



Mandirilah maka kamu akan
jadi orang merdeka dan maju.
(hal.81)
=ya saya setuju dgn kalimat
ini=



Man shabara zhafira - Siapa yg
bersabar akan beruntung
(hal.106)
=Dari Suhaib r.a, bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“ Sungguh menakjubkan
perkaranya orang yang
beriman, karena segala
urusannya adalah baik
baginya. Dan hal yang
demikian itu tidak akan
terdapat kecuali hanya pada
orang mukmin; yaitu jika ia
mendapatkan kebahagiaan, ia
bersyukur, dan jika ia tertimpa
musibah, ia bersabar. ” (HR.
Muslim)=



Ada dua hal yg plg penting
dalam mempersiapkan diri
untuk sukses, yaitu :
*going the extra miles. Tidak
menyerah dgn rata-rata. Selalu
berusaha meningkatkan diri
lebih dari orang biasa.
Lebihkan usaha, waktu, upaya,
tekad dan sebagainya dari
orang lain.
*resep lainnya adalah tidak
pernah mengizinkan diri
dipengaruhi oleh unsur di luar
diri kalian. Oleh siapa pun,
apapun, dan suasana
bagaimanapun.
=kali ini tidak memberikan
komentar apa2. Sakitnya lagi
kambuh.. Msh byk kalimat2
inspiratif yang lain. Baca dan
temukan sendiri yaaa.. :)=



*bersambung, msh ada yg mau
ditulis. InsyaAllah nanti.
*

say goodbye..

[Pindahan dari Multiply/MP]

Sep 22, '10 8:34 AM

081250..no telp selular yg pertama kali sy pake.
Tapii krn lg PSG d luar pulau... wkt itu msh ada biaya roaming so sy pun mbeli 0817 no stempat. No ini ga brthn lama. Pulang ke rumah ga d pake lagi. :D


081250 tetap mnemani sy.. Hingga ad promo sms gratis dr 0819 yg bgitu mnggiurkan.. Sy pun stlh pmikiran panjang mbeli 08195474.. Kputusan ini membuat sy ktagihan beli no baru. Kalo ad promo dr 0856 sy pun ikut beli.. ^^v


081250.. Jd jarang d gunakan, numpuk pulsa spy tetap berlaku.. :D kbiasaan beli no perdana baru msh brlanjut hingga byk protes brdatangan dr temen2. Hee jadi sy putusn make 08195474.. ajaa. 081250.. Tetap mjd penumpukan pulsa.


Karena Ksalahan mengingat ms brlaku, telat 1 hari.. Akhirny 081250.. Harus sy relakan. Beraaatt bgt wkt itu. Selain sayang sm nomerny, juga sayang bgt sm pulsanya.. Bisa buat nelp bbrp jam. :D


08195474.. Mjd satu2ny. Tapii ga brtahan lama. Ortu en ka2 sy mggunakan operator telp beda so sy pun kmbli mbeli 0813488. Piss temen2.. ^^v
Daan bbrp tahun lalu trgiur promo biaya ngenet dr 0857, sy juga belii tp ga brthn lama. Hee


Sy kmbli dpt protes, ada yg punya 6 7 bahkan lebih no sy. Hee piss.. Sy tampung koq sgala protes. Stlh menelaah mempertimbangkan dkknya sy putuskan cuma menggunakan 2 no 08195474.. (no yg g bs sy tinggalkan coz temen2 byk yg tau no ini).. Dan 0813488 yg jg g bs sy tinggalkan.


Lumayan lama hny menggunakan 2 no itu.. Hingga hari ini.. Kjadian 081250 terulang. Hari ini 08195474.. yg jarang sy pakai tp tetap diisi pulsa sdh ga bs d gunakan lagi. Pulsany emang ga sbyk 081250 dulu tapiii 08195474 sdh 7 taon an ini bersama sy. Hiks. Maaaf teman2.. :'(

Selamat tinggal 08195474..


Skrg hnya ada 0813488.. :)

gubrak...

[Pindahan dari Multiply/MP]

Sep 18, '10 11:38 AM

 Bentar lg pnerimaan CPNSD d mulai lg...
3 tahun trakhr ini pun mjd ritual tahunan buat sy. Harus nyiapin hati nih dan ngebuang jauh2 kata 'tersinggung'. Hohoho kenapa bgitu?? Kareenaaa... Sekitaran wkt pendaftaran, tes mpe pengumuman, sy pun hrs meladeni pertanyaan2 baik lgs maupun trsirat seperti 'diurusin sm sapa?' 'dapat jatah dr sapa?'...

Awal2 d cecar prtnyaan2 gitu, sy smpe nangis bombay.. Sediiihh bget rasanya.. 'jadi org yg seperti itu saya dlm pandangan mreka..' :'(

Ada keluargaaa jauuhh yg udah d blgin sy lwt jalur murni tes eh ngotot ga percaya ada yg bisa lulus tnp lwat pintu belakang... Smpe cuman bisa senyum (lbh tepatnya senyum kecut kali ya wkt itu :D). Untung cuma keluarga jauuhh yg blm tentu skali staon ktemu.

Ada juga yg minta jatah ke saya.. Hah?? Jatah? Akhrny sy jwb aja 'gmn kalo pian minta jatahnya ke Allah aja :)'.

Macem2 deh gaya nanyanya. Akhh.. INDONESIA ku...