Kamis Pagi...
Pengeeeen banget ke Banjarbaru, nengokin Kaka dan datengin Mama yang sengaja berangkat kemaren dari Barabai.
Mama nelpon, nanyain kabar Naisha, cucu semata wayang beliau, anak saya. Saya pun sekalian bilang hari itu ga bisa ke Banjarbaru, InsyaAllah sabtu kesana. Sewaktu saya tanya, berapa hari beliau di Banjarbaru, mama ga bisa memastikan.
Walaupun sudah konfirmasi ga bisa ke Bjb, hingga telpon ditutup sampai sore jam kerja berakhir, hati saya ga tenang. Pengeeeen banget ke Banjarbaru, kangen Mama.
Kamis Malam, hampir jam sepuluh..
Kaka Nelpon,, saya sudah tidur, suami yang angkat..
Kaka Sms, Mama sesak nafas. Mama memang punya penyakit jantung dan sering kali merasa sesak nafas..
Saya buru2 menyiapkan perlengkapan mau ke Banjarbaru. Kali aja perlu banyak baju untuk nungguin Mama Opname di RS.
Sms kedua dari kaka, "Mama Pingsan", kontan saja saya menangis, dan meminta suami agar kami segera saja ke Banjarbaru.
Sepanjang perjalanan, hati saya tak tenang, tak ada yang mau bilang bagaimana kabar Mama.
Sesampai di UGD RSUD Banjarbaru, banyak keluarga di depan.
Masuk ke ruang UGD... (masih ga sanggup menuliskan, InsyaAllah diedit nanti).
Peluk nanaa....
BalasHapus